Headlines News :
Home » » Jejak yang hilang

Jejak yang hilang

Written By Pecinta on Jumat, 16 Desember 2011 | 00.25



Pagi berkabut menjulang membelah sukma,,
riak-riak tanpa batas,mengungkap takdir,menyapa sebuah kealpaan,,
menghadirkan deretan kisah panjang,melumpuhkan semua mimpiku,,,
namun,,ku ingin mengasihimu tanpa jejak apapun,,

rinai bambu itu,,menatap sinir darah biru,,
tergolek pasrah tak menentu, demi menanti setumpuk debu,,
tragis membuatku menangis,,
emosi menjadikanku mati,,
elegi pun tetap tersenandung dalam ilusi,,

mayang itu tlah lama mengerjap, kasih,,,
darah itu tlah lama menguap, hilang di antara belantara hidup,,
masihkah kau percaya,,?
bahwa pendekap kan terlelap...
namun ku ingin mengasihimu tanpa jejak apapun,

mereka hanyalah saksi bisu tentang sebuah jejak yang hilang,
jangan tanya kenapa,,!
karna membuat kita kan terjebak,,
biarkan malam membayang,ketika siang mulai bergeming
dalam kecewaku yang menantang sepi,,
Share this article :

5 komentar:

  1. kutulis di sini justru aku tak ingin jejakku hilang dari coretan indahmu,,, selamat berkarya,,,

    BalasHapus
  2. Adakah jejak yang ditinggalkannya ?
    selain Dia tak ada

    BalasHapus
  3. wah puisinya bagus kawan....thanks dah shere

    BalasHapus
  4. meninggalkan jejak agar tak hilang

    BalasHapus
  5. pecahkan saja gelasnya biar ramai

    BalasHapus

Author

Foto saya
Tiada hari seindah hari ini, hari ini ku persembahkan sekuntum cinta yang tertanam jauh di lubuk hati, tiada kesombongan karena amat nyata tiada kebanggaan,, itulah aku... insan hina nan terbuang jauh dari segala kehidupan, hati berserah harapkan karunia semata,,, dalam sepi ku temukan inti, inti sejati untuk hidup di bumi Ilahi

Translate

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
 
Copyright © 2011. Ainun Backup - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger