meneteskan darah tersisaku yang beku,
terhenti di sana,,,
ketika senyummu tlah mendekap jiwaku,,
erat, tak mampu lepas,,,
mungkinkah kau tahu,,?
telinga ini peka atas isakmu
hingga nanar matamu,
tlah merampas serpihan bahagia yang ku punya,,
maka diamlah untukku,,
agar bayang-mu yang ku tata pada pijar angan
tetap berkuasa di relung sukma,,
bila kau sangka,ada rasi bintang
yang ku lihat mempesona,
sungguh,itu hanya anggapmu yang salah,,,
karena semua pesona yang terhampar,
tetap berpulang pada mayamu,,,
ku ingin kau tahu,,,
dingin ini membuatku beku,
tak tahu apa yang harus ku rindu,,,
keterasingan ini,amat sangat menyiksa jiwa
bila pelangi milikmu tak dapat lagi ku tatap,,
pengembaraan ini membuatku terpenjara,
terperangkap pada dua pilar pelangi yang ku puja,
hingga bahagiamu terasa menyakitiku,,,
dan sungguh,,,
luka ini tlah menguak bibirku untuk tetap berucap
bahwa "seutuhnya rindu ini ",
tlah mejadi milikmu selamanya,,
tak pernah ku sanggup tuk mendengar bila ada
sehembus nafaspun berucap tentangmu,,
meski hanya tuk menyebut namamu,,,
agar kau tahu...
bahwa kau patut ku cinta,
sesaat tuk selamanya, dan dalam sekejap
buat seakhir nafas,,,,

Ass.Wr.Wb.
BalasHapusKata-kata nan indah, saya suka itu.
Thanks telah berkunjung dan tinggalin komentar yang baik di situs saya.
Telah saya tambahkan Link sahabat di situs saya, agar saya mudah untuk mengunjungi sahabat, mohon apabila berkenan pasang juga link saya.
Salam
Mohon maaf kepada shobat pecinta atas kesalahan teknis beberapa hari yang lalu karena blog saya masih dalam perbaikan dan Alhamdulillah sudah di atasi,terima kasih
BalasHapusTiang suka gambarnya ....kata2nya jga bgus bgt. (y)
BalasHapuskata-katanya indah hehe pinter banget buat puisi mbak :D
BalasHapus